Kamis, 16 Agustus 2012

Kudapan Manis yang Sehat untuk Puasa

MAKANAN yang manis memang baik untuk berbuka puasa. Makanan yang mengandung gula terbukti mampu mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa.

Gula termasuk sumber energi yang mudah dicerna dan kemudian diserap oleh tubuh. Dengan mengonsumsi makanan manis ketika berbuka puasa, tubuh akan cepat kembali bugar.


Agar tetap sehat dan bugar setelah berpuasa, mengonsumsi kudapan yang manis dan tepat merupakan langkah yang bijak. Berikut kiat sehat mengurangi asupan gula tanpa harus mengurangi kenikmatannya.


1. Pilihlah jenis makanan yang memiliki rasa manis alami. Makanan jenis ini memiliki kandungan gula buah (fruktosa) yang diklaim lebih sehat dibandingkan dengan gula pasir. Konsumsi tiga butir kurma dan segelas air putih sebagai langkah awal.


2. Selain kurma, Anda juga bisa tetap menikmati kenikmatan semangkuk kolak khas Ramadan. Agar lebih sehat, gantilah isian kolak dengan labu kuning, ubi jalar, atau pisang matang. Rasa manis alami dari bahan baku tersebut dapat menambah manisnya rasa kuah tanpa harus mencampurnya dengan banyak gula.


3. Biasakan mengonsumsi buah. Tidak harus menikmatinya selagi segar kok. Anda bisa mengolahnya menjadi jus tanpa gula, atau menyulapnya menjadi smoothie dengan tambahan sedikit susu skim dan es batu.


4. Bagi Anda yang menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, penggunaan pemanis dapat menggantikan gula pasir sebagai campuran bahan tajil berbuka.


5. Trik lainnya, Anda bisa menggunakan madu. Madu memiliki beragam manfaat dan lebih sehat dibanding dengan gula. Anda bisa mengganti penggunaan gula pasir dengan madu di saat Anda membuat es teh, teh hangat atau jus buah untuk berbuka puasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar