Rabu, 09 Mei 2012

Teknik Pertolongan Pertama (Berbagai Kasus yang sering terjadi)

METODE PERTOLONGAN PERTAMA
(Berbagai kasus yang sering terjadi)

Kasus-kasus yang Membutuhkan Pertolongan Pertama :
A. Asma
Asma yaitu penyempitan/gangguan saluran pernafasan.

Gejala
  1. Sukar bicara tanpa berhenti, untuk menarik nafas
  2. Canned be heard the voice of the additional breath
  3. Otot Bantu nafas terlihat menonjol (dileher)
  4. Irama nafas tidak teratur
  5. Terjadinya perubahan warna kulit (merah/pucat/kebiruan/sianosis)
  6. Kesadaran menurun (gelisah/meracau)
Penanganan
  1. Tenangkan korban
  2. Bawa ketempat yang luas dan sejuk
  3. Posisikan setengah duduk
  4. Atur nafas
  5. Beri oksigen (bantu) bila diperlukan
B. Lemah Jantung
Lemah jantung yaitu nyeri jantung yang disebabkan oleh sirkulasi darah kejantung terganggu atau terdapat kerusakan pada jantung.
 
Gejala
  1. Nyeri di dada
  2. Penderita memegangi dada sebelah kiri bawah dan sedikit membungkuk
  3. Kadang sampai tidak merespon terhadap suara
  4. Denyut nadi tak teraba / lemah
  5. Gangguan nafas
  6. Mual, muntah, perasaan tidak enak di lambung
  7. Kepala terasa ringan
  8. Lemas
  9. Kulit berubah pucat/kebiruan
  10. Keringat berlebihan
Tidak semua nyeri pada dada adalah sakit jantung. Hal itu bisa terjadi karena gangguan pencernaan, stress, tegang.
 
Penanganan
  1. Tenangkan korban
  2. Istirahatkan
  3. Posisi duduk
  4. Buka jalan pernafasan dan atur nafas
  5. Longgarkan pakaian dan barang barang yang mengikat pada badan
  6. Jangan beri makan/minum terlebih dahulu
  7. Jangan biarkan korban sendirian (harus ada orang lain didekatnya)
C. Mimisan
Mimisan yaitu pecahnya pembuluh darah di dalam lubang hidung karena suhu ekstrim (terlalu panas/terlalu dingin)/kelelahan/benturan.

Gejala

  1. Dari lubang hidung keluar darah dan terasa nyeri
  2. Korban sulit bernafas dengan hidung karena lubang hidung tersumbat oleh darah
  3. Kadang disertai pusing
Penanganan
  1. Bawa korban ke tempat sejuk/nyaman
  2. Tenangkan korban
  3. Korban diminta menunduk sambil menekan cuping hidung
  4. Diminta bernafas lewat mulut
  5. Bersihkan hidung luar dari darah
  6. Buka setiap 5/10 menit. Jika masih keluar ulangi tindakan Pertolongan Pertama
D. Mual-Mual
Maag/Mual yaitu gangguan lambung/saluran pencernaan.
 
Gejala
  1. Perut terasa nyeri/mual
  2. Berkeringat dingin
  3. Lemas
Penanganan
  1. Istirahatkan korban dalam posisi duduk ataupun berbaring sesuai kondisi korban
  2. Beri minuman hangat (teh/kopi)
  3. Jangan beri makan terlalu cepat
E. Memar
Memar yaitu pendarahan yang terjadi di lapisan bawah kulit akibat dari benturan keras.

Gejala
  1. Warna kebiruan/merah pada kulit
  2. Nyeri jika di tekan
  3. Kadang disertai bengkak
Penanganan
  1. Kompres dingin
  2. Balut tekan
  3. Tinggikan bagian luka
F. Keseleo
Keseleo yaitu pergeseran yang terjadi pada persendian biasanya disertai kram.

Gejala
  1. Bengkak dan nyeri bila ditekan
  2. Kebiruan/merah pada derah luka
  3. Sendi terkunci
  4. Ada perubahan bentuk pada sendi
Penanganan
  1. Korban diposisikan nyaman
  2. Kompres es/dingin
  3. Balut tekan dengan ikatan 8 untuk mengurangi pergerakan
  4. Tinggikan bagian tubuh yang luka
G. Kram
Kram yaitu otot yang mengejang/kontraksi berlebihan.

Gejala
  1. Nyeri pada otot
  2. Kadang disertai bengkak
Penanganan
  1. Istirahatkan
  2. Posisi nyaman
  3. Relaksasi
  4. Pijat berlawanan arah dengan kontraksi
H. Histeria
Histeria yaitu sikap berlebih-lebihan yang dibuat-buat (berteriak, berguling-guling) oleh korban; secara kejiwaan mencari perhatian.
 
Gejala
  1. Seolah-olah hilang kesadaran
  2. Sikapnya berlebihan (meraung-raung, berguling-guling di tanah)
  3. Tidak dapat bergerak/berjalan tanpa sebab yang jelas
Penanganan
  1. Tenangkan korban
  2. Pisahkan dari keramaian
  3. Letakkan di tempat yang tenang
  4. Awasi
I. Keracunan Makanan atau Minuman

Gejala
  1. Mual, muntah
  2. Keringat dingin
  3. Wajah pucat/kebiruan
Penanganan
  1. Bawa ke tempat teduh dan segar
  2. Korban diminta muntah
  3. Diberi norit
  4. Istirahatkan
  5. Jangan diberi air minum sampai kondisinya lebih baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar