Rabu, 09 Mei 2012

Teknik Pertolongan Pertama (Pendarahan dan Luka Bakar)

METODE PERTOLONGAN PERTAMA
(Pendarahan dan Luka Bakar)

Kasus kasus yang Membutuhkan Pertolongan Pertama
Luka

Luka yaitu suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan secara tiba-tiba karena kekerasan atau injury.

Gejala
Terbukanya kulit
Pendarahan
Rasa nyeri

Penanganan
1. Bersihkan luka dengan antiseptic (alcohol atau boorwater)
2. Tutup luka dengan kasa steril / plester
3. Balut tekan (jika pendarahannya besar)
4. Jika hanya lecet, biarkan terbuka untuk proses pengeringan luka

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menangani luka:
1. Ketika memeriksa luka: adakah benda asing, bila ada:
- Keluarkan tanpa menyinggung luka
- Kasa/balut steril (jangan dengan kapas atau kain berbulu)
- Evakuasi korban ke pusat kesehatan

2. Bekuan darah: bila sudah ada bekuan darah pada suatu luka ini berarti luka mulai menutup. Bekuan tidak boleh dibuang, jika luka akan berdarah lagi.

Luka dan Pencegahan terhadap kemungkinan Tetanus:


Luka Bakar
Luka Bakar yaitu luka yang terjadi akibat sentuhan tubuh dengan benda-benda yang menghasilkan panas (api, air panas, listrik, atau zat-zat yang bersifat membakar)
 
Tujuan pertolongan pertama pada korban luka bakar adalah :
- Untuk mengurangi rasa sakit
- Mencegah terjadinya infeksi
- Mencegah dan mengatasi peristiwa shyok yang mungkin dialami korban

Tingkatan Luka Bakar : Luka Bakar Tingkat I 
Luka bakar tingkat satu adalah luka bakar dengan tingkat kerusakan jaringan hanya di bagian luar lapisan kulit, misalnya, kulit terkena sengatan sinar matahari, kontak langsung dengan objek panas seperti air panas atau uap panas.

Gejala :
- kemerahan pada bagian yang terbakar
- bengkak ringan
- nyeri
- kulit tidak terkoyak karena melepuh

Penanganan:
  1. Siram dengan air mengalir bagian luka yang terbakar atau kompres dengan air dingin
  2. Pakailah handuk kecil atau sapu tangan yang dicelup air dingin).
  3. Lakukan sampai rasa sakit menghilang.
  4. Tutup luka bakar dengan kain perban steril untuk mencegah infeksi.
  5. Jangan memberi mentega atau minyak pada luka bakar
  6. Jangan memberikan obat – obatan lain atau ramuan tanpa persetujuan dokter. 
Luka Bakar Tingkat II  
Luka bakar tingkat dua adalah luka yang disebabkan oleh kerusakan lapisan bawah kulit misalnya, sengatan matahari yang berlebihan, cairan panas, dan percikan api dari bensin atau substansi lain.

Gejala:
- kemerahan atau bintikn-bntik hitam bergaris
- melepuh
- bengkak yang tidak hilang selama beberapa hari
- kulit terlihat lembab atau becek

Penanganan
  1. Siram dengan air dingin / air es bagian luka yang terbakar atau kompres handuk kecil atau sapu tangan yang dicelup air dingin.
  2. Keringkan luka dengan handuk bersih atau bahan lain yang lembut
  3. Tutup dengan perban steril untuk menghindari infeksi
  4. Angkat bagian tangan ataua kaki yang terluka lebih tinggi dari organ jantung
  5. Segera cari pertolongan medis jika korban mengalami luka bakar di sekitar bibir atau kesulitan bernapas.
Luka Bakar Tingkat III
Luka bakar yang menghancurkan semua lapisan kulit dikategorikan sebagai luka bakar tingkat III misalnya kontak terlalu lama dengan sumber panas dan sengatan listrik

Gejala :
- daerah luka tampak berwarna putih
- kulit hancur
- sedikit nyeri karena ujung saraf telah rusak
 
Penanganan
  1. Jika korban masih dalam keadaan terbakar, padamkan api dengan menggunakan selimut, karpet, jaket dan bahan lain.
  2. Kesulitan bernapas dapat terjadi pada korban khususnya bila luka terdapat pada wajah, leher dan di sekitar mulut karena korban menghirup asap yang menyertai pembakaran.
  3. Lakukan pemeriksaan untuk memastikan korban bernapas.
  4. Tempelkan kain basah atau air ingin, tetapi jangan menggunakan air es untuk luka di bagian wajah, tangan dan kaki. Tujuannya untuk menurunkan suhu daerah luka
  5. Tutup luka bakar dengan perban steril dan tebal, kain bersih, sarung bantal, atau bahan lain yang anda temukan. Tetapi jangan bahan yang mudah rontok seperti kapas / kapuk.
  6. Segera telepon ambulan, penting bagi korban untuk mendapatkan perawatan meski lukanya tidak terlalu besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar