Kamis, 03 September 2009

Pengembangan Potensi Diri

Seberapa pentingkah cita-cita dalam kehidupan manusia?
Manusia hidup karena satu tujuan yang jelas. Oleh karenanya, semua orang harus menetapkan dengan jelas tujuan hidupnya. Salah satu yang pasti bagi remaja ialah : CITA-CITA. Khususnya cita-cita tentang pekerjaan masa depan seiring dengan tibanya tahab dewasa dalam kehidupan seseorang. Cita-cita bisa apa saja. Bisa berubah, bisa berganti. Semakin rinci cita-cita seseorang semakin jelas dan mudah untuk mempersiapkan pencapaiannya. Semakin tua usia seseorang semakin mendekati kedewasaan, hendaknya semakin rinci cita-citanya.

Seberapa besar Hak dan Kewajiban remaja laki-laki dan remaja perempuan dalam pencapaian cita-cita tersebut?

Cita-cita bagi remaja perempuan sama penting dengan cita-cita bagi remaja laki-laki. Di masa depan, semakin banyak profesional perempuan yang diperlukan masyarakat. Tuntutan partisipasi perempuan di berbagai bidang pembangunan dewasa ini, di mana hak dan kewajiban perempuan sebagai warga negara disejajarkan dengan laki-laki, hendaknya memacu para remaja perempuan untuk berprestasi setinggi mungkin. Dalam artian, masih dalam batas-batas yang wajar atas kodrat dan fitrahnya sebagai perempuan. Oleh karenanya, mendorong remaja perempuan untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin, dan mendorong pencapaiannya, menjadi sangan penting.

Bagaimana usaha kita dalam mencapai cita-cita?

Semua manusia, sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna, diberi kelebihan oleh Tuhan. Kelebihan masing-masing orang acapkali disebut sebagai POTENSI DIRI. Kadang-kadang potensi diri disebut pula sebagai FITRAH, nilai-nilai yang baik, yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia. Kelebihan ini dapat dipelihara, diperkuat dan dikembangkan untuk mendukung pencapaian cita-cita seseorang. Yang harus dilakukan orang ialah mengenal dengan baik dan benar potensi diri masing-masing, dan kemudian dipelihara dan dikembangkan untuk mencapai cita-citanya. Dengan kata lain : dipelihara dan dikembangkan mencapai fitrah masing-masing.

Bagaimana memahami kelamahan diri agar tidak menghambat pemngembangan potensi diri?

Disamping potensi diri, semua orang juga memiliki KELEMAHAN, yang apabila dibiarkan dapat mengganggu potensi dirinya, dan menghalangi tercapainya cita-cita. Yang harus dilakukan orang ialah mengenal dengan baik dan jujur kelemahan masing-masing untuk kemudian ditekan agar tidak muncul dan tidak mengganggu pencapaian cita-citanya.
 
Dua hal dasar yang menghancurkan cita-cita remaja adalah kegiatan-kegiatan pada diri remaja sendiri dan kegiatan-kegiatan di luar diri remaja. Kegiatan-kegiatan yang dapat terjadi pada diri remaja adalah: hamil, cacat karena kecelakaan, terkena penyakit gawat ( misal AIDS ) dan tentu saja meninggal. Dari luar remaja misalnya : perang, bencana alam, bencana keluarga ( perceraian, bangkrut dll ).

Bagaimana peran teman? 
Sahabat karib diperlukan semua orang dalam kaitan dengan cita-cita, potensi diri dan kelemahan. Mereka adalah kawan yang diajak berdiskusi, saling tukar pikiran dan pendapat, saling memberi nasehat dalam rangka mematangkan cita-cita masing-masing, peningkatan potensi diri masing-masing dan penekanan kelemahan masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar